Saturday, 3 September 2011

Di dalam buku The AirAsia Story, Tony Fernandes berulang kali menyatakan:

“Kebanyakan orang Malaysia suka melihat perkara negatif. Mereka sering mempersoalkan kenapa kekurangan itu terjadi?

Sebaliknya mereka tidak terlalu lihat apa yang baik seolah-olah bagi mereka yang gagal atau kurang itu adalah salah atau tidak boleh sama sekali.”

Begitu juga seperti yang dikatakan oleh Billi Lim dalam bukunya Berani Gagal.

Kebanyakan manusia melihat bahawa gagal itu adalah salah besar malah seperti satu dosa. Dan selama ini, pelajaran yang sering dilaungkan termasuk di sekolah dan pusat pengajian adalah lebih kepada mencapai kejayaan. Seolah-olah kalau boleh jangan gagal langsung.
Mengapa Belum Berjaya?
Sempena hari yang mulia ini, saya tulis artikel untuk kita sama-sama muhasabah diri mengapa kita belum capai kejayaan yang kita mahukan..
1. Kebanyakan manusia tidak bersyukur apa yang mereka miliki. Potensi dan kelebihan yang ada dirasakan belum cukup sehingga mereka menunda untuk berusaha. Inilah salah satu maksud tidak bersyukur sehingga akhirnya mereka menyalahkan takdir atau nasib.
Di dalam surah Ar-Rahman, Allah berulang-ulang kali bertanyakan, “Maka nikmat Tuhan mana satukah yang kamu dustakan?”. Mari kita sama-sama muhasabah diri, apakah kelebihan yang ada pada kita tetapi kita tidak menggunakannya untuk mencapai kejayaan dan menjadi insan yang disayangi oleh Allah?
Ramai orang terus menerus meminta sesuatu dengan Allah yang kononnya belum ada pada mereka. Padahal ia telah ada dalam diri mereka. Cuma sahaja mereka tidak cuba menggali dan mengenali potensi diri mereka.
Namun wujud persoalan, bagaimana untuk mengetahui potensi diri jika diri sendiri tidak dapat mengenalpasti kebolehan/potensi tersebut?
Jawapan kepada persoalan ini Allah telah menjawabnya di dalam Al-Qur’an iaitu:“Bertanyalah kepada ahli ilmu jika kalian tidak mengetahui (An-Nahl:43)“. Tanya dan belajarlah dengan mereka yang boleh membantu mengenalpasti potensi, bakat atau kemampuan anda.
Jadilah orang yang bersyukur dan seterusnya asah kelebihan yang ada pada diri sendiri tersebut. Allah sudah sempurnakan kejadian kita dengan dikurniakan dengan kelebihan tersendiri. Cuma perlu belajar, mengasahnya dan berusaha dengan betul. Sebab itu kena berguru. Baru mudah untuk berjaya.

2. Potensi atau bakat atau kelebihan pada setiap insan perlu digunakan semaksima dan sebaik mungkin (sudah pasti untuk jalan yang diredhaiNya – halal dan berkat). Kita tidak boleh salahkan orang lain jika kita tidak berjaya. Allah jadikan setiap orang dengan kelebihan masing-masing. Gunakanlah ia untuk kejayaan diri sendiri termasuk untuk manfaat orang lain.
Pendek katanya, kenalpasti apakah potensi dalam diri anda dan gunakannya ke jalan yang betul untuk meraih kejayaan dan kecemerlangan hidup yang diredhaiNya.
Bersempena artikel kali ini, saya berikan contoh bagaimana dua orang berikut menggunakan potensi yang mereka ada dan juga membuat keputusan serta bertindak untuk merealisasikan impian mereka.
Sila tonton dua video di bawah.
Video 1: Paul Potts (Juara Britains Got Talent Musim Pertama). Daripada orang biasa, kini telah berjaya menjadi penyanyi opera yang amat berjaya. Ya, sudah jadi seorang jutawan.
Klik URL berikut untuk melihat video:

http://www.youtube.com/watch?v=1k08yxu57NA

Video 2: Susan Boyle (Peserta Audition Britains Got Talent 2009) – Bakal Juara?? Di’ramal’kan beliau yang akan menjadi juara pada kali ini. Oh ya, beliau berumur 47 tahun.
Klik URL berikut untuk melihat video:

http://www.youtube.com/watch?v=9lp0IWv8QZY

Walau mereka nampak ‘selekeh’, tapi mereka berusaha untuk menggunakan potensi dan kebolehan yang ada dalam diri mereka dan terbukti ia berjaya ‘memukau’ jutaan orang di seluruh dunia. Keinginan mereka amat tinggi dan tidak gentar untuk mencuba.
Secara ringkas, kita boleh ambil pelajaran seperti berikut:

1. Walau apa pun usia kita, tiada erti terlambat untuk memulakan sesuatu atau mencapai kejayaan yang besar. Mungkin walau hanya seminit kejayaan tersebut dicapai, ia mungkin satu titik tolak kepada perubahan besar untuk orang lain. “Berjaya walau sesaat untuk menjayakan atau memberikan perubahan baik terhadap orang lain”.
Dalam konteks Islam, mungkin kebaikan “seminit” yang anda lakukan memberikan imbalan yang tidak putus untuk anda di dalam alam kubur kelak dan memberikan manfaat kepada orang lain untuk mencapai kejayaan dalam hidup. Ia satu perkara yang amat bagus berbanding tidak berbuat apa-apa.

2. Membuat keputusan. Dua insan tersebut membuat keputusan untuk mencapai apa yang mereka mahukan. Jika mereka tidak membuat keputusan, mereka pasti akan terus berada di takuk yang lama atau kebolehan mereka hanya terbiar begitu saja.
*Walau pun contoh di atas adalah bidang hiburan, namun kita ambil sudut yang positif. Saya bukan mahu mengajak anda menjadi penyanyi/artis, tapi saya ingin menyatakan unsur positif sebagai pelajaran. Sesuaikan unsur positif yang saya huraikan di sini untuk bidang yang sedang / akan anda ceburi.
Mereka berdua telah membuat keputusan untuk mencapai apa yang mereka mahukan dan bertindak untuk meraihnya dengan menggunakan kelebihan/potensi yang mereka ada. Kita pula bagaimana?

“My dream is to spend my life doing what I believe I was born to do“ – Paul Potts
Susan Boyle ditanya dalam satu sesi temubual: “What made you go in for this, because you’re a shy person. What made you push yourself forward for this?”
Jawap beliau: “Basically I wanted to fulfil a wish to my mother, I wanted to do something with my life. Not only that but I think I had a bit more to offer.”. – Susan Boyle
Hidup ini terlalu singkat untuk menjadi seorang yang pengalah kerana Allah jadikan semua insan untuk menjadi seorang PEMENANG walau hanya sekadar berjaya untuk diri sendiri. Bangkit dan berjuanglah. Buatlah sesuatu untuk merubah hidup dan diri anda. Do something!
Ringkasan…

Setiap kali seseorang insan meminum air yang begitu nikmat, sedap dan lazat, kebanyakan mereka tidak mensyukurinya walau hanya sekadar ucapan alhamdulillah.
…Maka nikmat Tuhan mana satukah yang kamu dustakan? Banyak sekali… Gunakanlah potensi yang anda miliki untuk manfaat diri, keluarga, Agama dan negara. Allah jadikan kita bukan untuk saja-saja. Potensi dan kelebihan anda, ada dalam diri anda. Serlahkan ia, gunakan ia.

Jika anda dilanda cabaran, masalah dan ujian, anda perlu berusaha untuk menjadi pemenang. Jadi kena banyak sabarlah. Never give up, teruskan usaha. Seorang pemenang atau orang yang berjaya biasanya banyak sabar. Kalau dapat sesuatu tanpa usaha dan sabar, tak syok lah kan?
Kita dilahirkan untuk MENANG. Buktinya? Di dalam Al-Qur’an tidak ada satu ayat pun Allah menyuruh kita menjadi seorang yang kalah atau gagal! Jadi? Anda tahu apa jawapannya dan anda tahu apa yang perlu anda lakukan.
Wassalam.
“Untuk menang atau berjaya ada caranya, kalau kalah atau gagal ada sebabnya.”

Sunday, 28 August 2011

Rahasia Supaya Otak Kita Genius!
03:02 ALL ARTIKEL
-Dunia harus berterima kasih kepada para genius yang telah mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kemajuannya dapat kita rasakan dengan sangat pesat seperti sekarang ini. jumlah mereka kurang dari 2 % populasi manusia, meski jumlah mereka yang sangat sedikit itu, namun mereka bisa merubah dunia dengan tangan mereka.


Kalau anda mengira genius merupakan bawaan yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, anda salah . mereka hanya berhasil menggunakan kemampuan otaknya lebih dari orang-orang biasa. Sebenarnya semua orang pun bisa mengembangkan kemampuan berpikir seperti otak mereka, hanya dibutuhkan KEMAUAN dan KERJA KERAS. Bill Gates, si pemilik perusahaan Microsoft yang juga merupakan 1 di antara para genius mengatakan bahwa 99% yang menciptakan kegeniusan adalah KERJA KERAS. Genius di sini bukanlah seseorang yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, tetapi genius di sini adalah Expert atau para ahli di bidangnya, Bagi mereka para genius, hanya ada 3 kunci untuk kegeniusan mereka, kita pun bisa menjadi bagian dari mereka, dengan kunci KEMAUAN dan KERJA KERAS.

Rahasia 1
Si genius bisa mencari cara sendiri untuk menguasai hal-hal yang belum di kuasainya. Para genius menciptakan metode belajar sendiri yang paling cocok dengan diri mereka. Jika tidak menguasai suatu subjek, mereka akan cari tahu cara paling efisien untuk mempelajarinya. Mereka terus mencoba (mereka tidak pernah berhenti mencoba jika belum berhasil) sampai mereka bisa menguasai yang ingin dikuasainya. Kalau gagal dengan satu metode, mereka akan mencoba metode lainnya.

Rahasia 2
Para genius memiliki motivasi yang "sangat, sangat, sangat besar!" untuk menguasai apa yang menjadi minatnya. Kadangkala mereka rela mengorbankan berbagai hal demi minatnya itu. Inilah kisah Bill Gates si orang terkaya di muka bumi: "Bill Gates orang yang cerdas. Itu sudah pasti. Jika tidak cerdas, dia tidak akan bisa masuk Universitas Harvard, yang merupakan universitas terbaik di dunia. Tapi dia keluar. Alasannya: "Aku ingin berbuat lebih." Rupanya, dia tidak ingin hanya menjadi cerdas. Dia ingin menjadi seorang genius. Dia sadar, terus kuliah akan mengurangi waktunya dalam mendalami software computer yang sangat diminatinya. Dalam pengakuannya, dia pernah tidak tidur selama berhari-hari ketika menyelesaikan software pertamanya.

Rahasia 3
Mereka yang genius memiliki visi masa depan yang jelas, konkret dan terukur. Apabila ditanya apa yang diinginkannya di masa depan, mereka akan menjawab tuntas hingga ke detailnya. "10 tahun dari sekarang, saya akan menjadi seorang pengusaha mebel kayu jati yang produknya merambah seluruh Eropa. Karyawannya lebih dari 500 orang. Omsetnya lebih dari 50 miliar." Itulah visi seorang pengusaha besar.

So, apa yang Anda pikirkan?
Anda bisa menjadi genius di bidang apapun yang Anda minati, jika Anda berpikir dan memiliki karakter seorang genius. Dan, tiga itulah rahasianya. Hanya tiga. Cara sederhana menjadi genius. Jika 3 rahasia itu sudah Anda pegang dan Anda jadikan sebagai rahasia Anda juga. Maka inilah cara sederhana membangkitkan sosok genius dalam diri Anda:

Saat Anda ingin mengetahui sesuatu, katakan pada diri Anda sendiri: "Sisi lain dari ini apa, ada apa dibaliknya?"

Saat satu jawaban datang, terus tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu kembali.

Hal-Hal Yang Bisa Membantumu Mencapai "Inner Genius" Mu Setelah Anda tahu berbagai hal tentang genius dan tahu cara membangkitkannya, kini saatnya untuk tahu hal-hal apa saja yang bisa membantumu untuk membangkitkan "si genius" dalam dirimu.

Tidurlah cukup
Lho kok malah tidur, bukannya untuk melatih pikiran harusnya terus bangun? Ternyata tidak. Tidur setelah belajar justru meningkatkan kemampuan otak mengingat. Saat terlelap tidur, otak kita justru bekerja keras memilah-milah informasi penting untuk kita, sehingga kemampuan memori kita menguat. Namun itu hanya berlaku bagi tidur yang lebih dari 6 jam. Itu kenapa sistem belajar SKS (sistem kebut semalam) tidak direkomendasikan karena justru hanya melemahkan kemampuan berpikir dan kemampuan memori kita. So, langsunglah tidur sekurang-kurangnya 6 jam usai belajar di malam hari. Dengan begitu, belajarmu akan memberikan hasil lebih maksimal. Untuk menjadi expert, begadang merupakan pantangan.

Latihan fisik
Banyak-banyaklah melakukan aktivitas fisik: jalan-jalan, berolahraga permainan, senam, atau apapun. Melakukan banyak aktivitas fisik terbukti meningkatkan kemampuan berpikir otak.

Makan cukup
Kurang makan akan membuatmu tidak memiliki energi untuk berpikir cerdas, tapi terlampau banyak makan juga akan membuat otakmu menjadi kurang cerdas. Makan secukupnya dan selektif. Hindari terlalu banyak makan-makanan dari lemak hewani. Banyak-banyaklah makan sejenis lemak yang bernama omega 3, yang terkandung dalam ikan, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Banyak-banyaklah juga makan buah dan sayuran. Para expert selalu tidak pernah berkekurangan atau berlebihan dalam soal makan.

Musik
Mendengarkan musik disinyalir bisa meningkatkan kemampuan otak dalam berpikir, namun tidak secara langsung. Diketahui mendengarkan musik bisa membuat tubuh merasa rileks, perasaan negatif berkurang, dan menurunkan rasa takut. Nah, hal-hal itu otomatis membuat kita bisa lebih fokus dalam berpikir. Namun diketahui tidak semua orang berhasil dengan bantuan musik. Sebagian orang justru tidak bisa berpikir sambil mendengarkan musik. So, cari cara Anda sendiri!

Jangan lupa bermain
Belajar terus menerus secara intensif tanpa istirahat dan tanpa jeda bukanlah perilaku yang bijak. Bermain itu menyenangkan. Selain bisa menghilangkan stress, bermain juga membuat kemampuan otak kita berpikir menjadi lebih cemerlang. So, sempatkan bermain. Asal Anda tahu, seorang Albert Einstein dan Bill Gates saja selalu mencadangkan waktu setiap hari untuk bermain. Sebaliknya, jangan pula hanya bermain-main melulu. Hanya bermain tidak akan menjadikan Anda seorang expert.

Meditasi
Meditasi rutin sangat membantu kerja otak. Cara yang paling sederhana adalah latihan nafas sederhan. Pertama, buat posisi tubuh dalam keadaan senyaman mungkin. Lalu tarik nafas lewat lubang hidung dan hirup dalam-dalam, lalu lepaskan perlahan-lahan dari lubang mulut. Lakukan itu berulang-ulang, sampai badan terasa segar. Ingin bantuan cara sederhana berelaksasi?

Percaya kalau Anda bisa!
"Meskipun berusaha sangat keras tapi Anda gagal juga. Lantas Anda berkesimpulan kalau Anda memang tidak cukup mampu." Nah, meskipun Anda berpikir demikian, para ahli psikologi menyatakan sebaliknya. Kegagalan semacam itu seringkali bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena kepercayaan terhadap diri sendiri yang kurang. Kebanyakan dari kita sudah terjebak dalam stereotip bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berhasil. Alhasil, otak kita pun bereaksi menyesuaikan diri dengan kepercayaan itu. Jadinya, kita pun tidak mencapai performa terbaik kita karena pada dasarnya kita memang tidak terlalu percaya akan berhasil. So, percaya 100% Anda bisa, maka otak Anda akan membantu Anda.